Kamera

Cara Mengatur Sharpening di Kamera

Membuat hasil jepretan foto agar terlihat lebih tajam bisa dilakukan dengan berbagai macam metode dan salah satunya dengan menyetel fitur sharpening yang ada di kamera. Menurut sewa kamera Jogja, cara mengatur sharpening di kamera diketahui merupakan salah satu metode yang paling cepat dan mudah untuk  meningkatkan ketajaman foto.

Namun sebelum melakukan proses sharpening foto ada beberapa hal yang mesti diperhatikan. Pertama, masing-masing foto memerlukan kekuatan sharpening yang berbeda. Hindari menggunakan sharpening yang terlalu banyak karena justru akan membuat kualitas foto semakin buruk. Kemudian setting sharpening ini hanya bisa digunakan untuk memotret pada format JPEG sehingga jika kamu memakai format RAW, setelan sharpening ini tidak akan berlaku.

Menurut sewa kamera dslr Jogja, meski cara mengatur sharpening di kamera pada kamera DSLR sedikit berbeda dari satu jenis ke jenis lainnya, namun secara keseluruhan prosesnya hampir sama. Pertama, kamu harus masuk ke menu terlebih dahulu dan lanjutkan ke Shooting menu. Lalu, pilih Set Picture Control dan pada bagian ini kamu akan ditawarkan dengan enam opsi preset. Pilih salah satu preset yang paling sering digunakan dan tekan tombol kanan untuk bisa melanjutkan ke opsi Quick Adjust.

Langkah yang selanjutnya adalah modifikasi, sehingga pada bagian Quick Adjust kamu akan disuruh memilih salah satu dari lima level modifikasi yang ditampilkan pada layar. Pilihan tersebut meliputi Sharpening, Contrast, Brighteness, Saturation, dan Hue.

Cara mengatur sharpening di kamera yang selanjutnya adalah dengan menekan tombol ke bawah untuk memilih opsi sharpening dan pengubahan akan dilakukan secara manual. Terdapat 10 level setting sharpening  dan kamu bisa memilih level yang pas sesuai dengan yang diinginkan. Garis strip kuning yang berada di bawah menunjukkan posisi sharpening yang asli.

Jika ingin melakukan pengecekan lebih jauh, kamu bisa menekan tombol bergambar kaca pembesar berbarengan dengan tombol bertanda (-) untuk memunculkan tampilan grafis. Sumbu vertikal menunjukkan kontras sehingga jika posisi M makin tinggi, maka foto tersebut berarti memiliki tingkat ketajaman yang tinggi. Namun, kamu juga perlu mengingat kalau foto yang terlalu tajam juga justru tidak baik karena akan terlihat kurang natural.

Sidebar