Efek Samping Menggunakan Kacamata Anti Radiasi

Efek Samping Menggunakan Kacamata Anti Radiasi – Mata minus / myopia adalah kelainan pada mata dengan banyak faktor seperti deformitas bola mata, anomali pada media refraktif mata, kelemahan otot mata, dll. Dalam kondisi ini, benda yang dekat terlihat jelas saat berada jauh. objek kabur. Berikut adalah gejala myopia yang muncul secara umum:
• Penglihatan kabur benda jauh yang sering menimbulkan strabismus, seperti sulitnya melihat huruf di papan tulis.
• Sakit kepala akibat ketegangan mata yang berlebihan.
• Frekuensi intermiten yang berlebihan
• Dia sering menggosok matanya.
• Mereka sepertinya tidak menyadari keberadaan benda-benda yang jauh.
Gejala ini secara bertahap akan memburuk seiring bertambahnya usia dan perkembangan mata. Rabun terbagi dalam tiga kategori, yaitu ringan, sedang dan berat. Biasanya, orang yang menderita miopia umumnya hanya membutuhkan kacamata untuk melakukan aktivitas tertentu, seperti belajar, mengemudi atau menonton televisi. Jika ukurannya -0.5D sampai -3D, miopia relatif ringan. Jika Anda menderita miopia kelas rendah atau diopt -3D sampai -6D, kami sarankan Anda untuk selalu memakai kacamata atau lensa kontak. Sementara pada hyperopia yang parah, yaitu lebih dari -6D, orang hanya bisa melihat objek dengan jelas jika mereka memegangnya sangat dekat dengan mata dan tanpa memakai kacamata. Orang dengan rabun dekat disarankan untuk menjalani pemeriksaan mata secara teratur untuk mengembangkan penyakit ini. Penggunaan kacamata dan lensa kontak bisa mencegah memburuknya iritasi mata tidak semakin berat. Proses pembedahan dengan sinar laser juga bisa menjadi alternatif. Jika Anda memiliki lebih sedikit mata dengan derajat sedang dan berat yang sering tidak memakai kacamata, matamu cepat lelah karena harus memaksa tampilan dan juga menyebabkan mata berair, sakit, sakit kepala, atau bahkan mual. Jika Anda memaksa mengemudi dalam kondisi kurang mata tanpa menggunakan kacamata, pasti akan membahayakan keselamatan Anda. Faktor lain yang menyebabkan peningkatan mata kurang adalah warisan dan kebiasaan buruk. Mata yang tidak sehat bisa berbahaya. Mata minus yang berat akan meningkatkan risiko penyakit mata serius, termasuk detasemen retina (ablasi retina). Glaukoma dan katarak juga bisa terjadi.
Kacamata yang memiliki lapisan antiradiasi dibuat khusus. Perlu diketahui bahwa efek kacamata anti radiasi pada pembuluh darah lebih ditujukan untuk menangkal efek buruk radiasi UV, sinar yang dilepaskan oleh sinar matahari. Karena itu, disarankan memakai kacamata antiradial selama aktivitas outdoor yang banyak mendapat paparan sinar matahari. Saat menggunakan kacamata antiradiasi untuk melindungi diri dari sinar komputer atau laptop tidak terlalu banyak gunanya karena cahaya yang dipancarkan dari komputer laptop atau gelombang elektromagnetik dan biasanya memiliki lapisan anti-reflektif sendiri yang cukup untuk melindungi dari radiasi. Jika Anda memiliki kelainan penglihatan yang memburuk, sebaiknya Anda berkonsultasi dengan spesialis pemeriksaan langsung jalan sempit mata dan diskusi menyeluruh mengenai kondisi kesehatan mata Anda.
Inilah saran yang bisa Anda buat:
• Jika Anda bekerja di depan komputer untuk jangka waktu yang lama, lakukanlah sistem 20-20-20, yang setiap 20 menit berada di mata selama 20 detik melihat jarak yang berjarak 20 kaki (sekitar 6 meter). Tetapkan jarak aman mata ke layar komputer sekitar 50-60 cm
• Gunakan pencahayaan yang tepat di layar komputer dan di ruangan tempat Anda bekerja.
• Gunakan komputer bila perlu, hindari penggunaan komputer secara berlebihan (seperti bermain game berjam-jam)
• Saat mata merasa lelah mereka bisa memampatkan mata dengan air hangat selama beberapa menit untuk melembabkan dan merilekskan mata
• Konsumsi makanan bergizi, terutama yang mengandung vitamin A
• Lindungi mata dari paparan langsung sinar matahari
• Hindari paparan asap rokok dan kontaminasi.
• Gunakan kacamata minus secara benar sesuai instruksi dokter Anda.
Semoga bermanfaat.

Sidebar