7 Celetukanmu Ini Pernah Bikin Hati Ibumu Sedih Berat

Friend-nemy, mungkin begitu kata yang paling tepat untuk menggambarkan hubungan kita dengan Ibu. Sayang sih, tapi sering gemes juga. Cinta tapi kadang juga banyak nggak kliknya.Bila lihat sekali lagi ke belakang semuanya yang dikerjakan Ibu memanglah mengagumkan. Rasa sayang serta perhatiannya buat kita terasa jadi orang paling disayang sedunia. Namun namanya anak, adaaa saja aksi kecil kita yang tanpa ada sadar buat Ibu sedih hatinya.

Mumpung kita tengah berada di bln. Ramadan yang harusnya jadi bln. penuh cinta, yuk kita tengok 7 hal yang diam-diam seringkali buat Ibu patah hati namun senantiasa disembunyikannya.

1. Anda terlihat bete saat Ibu bertanya mengenai feature di gadget-nya lantas ajukan pertanyaan, “Nak, ini bagaimana ya? ”

Anda tengah asik ngabuburit sembari streaming film di kamar. Mendadak Ibu keluar dimuka pintu dengan muka bingung sembari membawa gadgetnya.

“Nak, ini Ibu sekali lagi saksikan trending YouTube. Jika Ibu ingin berbagi ke Facebook langkahnya bagaimana ya? ”
Terasa terganggu, anda mendekat ke Ibu dengan sedikit menggerutu. “Ya ampuun.. Gini lho Bu… Tinggal pencet ini saja. Kan Saya telah sempat ajarin terlebih dulu.. Bagaimana sich. ”

Ibumu bisa diam saja serta mengangguk saat anda menerangkan langkahnya. Walau sebenarnya, anda tidak tahu bila dalam hati, Ibumu sedih serta mungkin saja saja menggumam : “Perasaan dahulu Ibu yang ngajarin anda baca lho Nak. Dahulu bila anda tidak kunjung dapat Ibu juga sabar-sabar saja…”

2. “Makanannya hanya ini saja Bu? ” tanyamu saat sahur, walau sebenarnya anda tinggal makan aja

ingin yang lain

Berbagi Tweet Pin
“Bu, hanya telur dadar saja ini sahurnya? Tau gitu saya minum air putih saja, tidak usah bangun…”
Pada sadar serta tidak, anda sempat ngedumel masalah menu sahur bikinannya yang bagimu umum saja. Walau sebenarnya, Ibumu juga berupaya mempersiapkan menu terenak untuk sahur. Namun karena terbatasnya saat serta imsyak yang telah cepat-cepat datang, akhirnya telur dadar saja yang dihidangkan untukmu jadi tenaga waktu puasa sepanjang hari. Kemauan baik Ibumu jadi merasa percuma dengan celetukanmu yang menohok hatinya.

3. Telah ribet disiapin makanan, eh anda jadi repot buka dengan rekan
image : http :// image-serve. hipwee. com/wp-
Anda buka diluar

Berbagi Tweet Pin
Dengan argumen menginginkan ketemu serta reunian sama rekan lama, di bln. Ramadan ini agendamu penuh dengan acara buka dengan diluar. Anda lupa bila bln. puasa hanya sekali satu tahun datangnya. Ibumu juga semakin tua setiap tahunnya. Siapa yang dapat menanggung bila tahun depan masih tetap ada Ibu yang senantiasa ikhlas mempersiapkan es kelapa muda, gorengan, serta makanan kesukaanmu yang lain untuk buka puasa?

4. Parahnya terkadang anda lupa kasih berita ke Ibu yang telah menyiapkan semua

Berbagi Tweet Pin
“Nak, kok belum juga pulang? Ini Ibu, Ayah sama Adik telah siap buka dirumah lho! ”

“Hari ini saya buka sama teman kantor, selalu lanjut ketemuan sama kawan-kawan SMP. ”
Ada WhatsApp, ada LINE, ada BBM bahkan juga e-mail. Sepanjang hari anda pegang gadget untuk chat sana-sini, namun lupa untuk mengabari Ibu yang telah menanti dirumah. Dalam hati Ibumu diam-diam dia berkata, “Ah ya telah. Umum kok ini, anak memang senantiasa begini. ”

5. “Iya Bu, oke-oke. ” Jadi jawaban andalanmu saat di tanya “Udah sholat Nak? ”

Iya Ma

Berbagi Tweet Pin
Seberapa seringkali anda mengalihkan perbincangan waktu ibu ajukan pertanyaan mengenai Beribadah shalatmu sehari-hari? Anda bilangnya “sudah” waktu di tanya “Sudah shalat maghrib, Nak? ”. Walau sebenarnya boro-boro sholat. Anda masih tetap hahahihihi bareng rekan-rekan sembari menanti makan.

Jawaban yang anda berikan ke Ibu hanya sekenanya. Agar cepat usai saja perbincangannya. Walau sebenarnya Ibu cuma menginginkan mengingatkan. Eh kamunya jadi menjawab sembarangan.

6. Anda yang di rantau seringkali di tanya, “Makan apa? Telah diminum vitaminnya? ” Jadi balasan anda tidak sempat tunjukkan perhatian yang sama

Ramadan buat anak rantu yaitu saatnya bersahabat dengan magic com serta warung paling dekat untuk membungkus makanan. Kondisi yang satu ini buat Ibumu dirumah seringkali ajukan pertanyaan, “Makan apa Nak malam hari ini? Telah cukup minum air putihnya? ”

Saat Ibu yang tengah jauh darimu tidak sempat tidak hadir serta senantiasa perhatian padakesehatanmu, apakah anda lakukan hal serta berikan perhatian yang sama saja ke Ibumu? Hehe. Boro-boro ya.

7. Saat puasa anda tidak sempat bertanya, “Bisa saya bantu apa Bu? ” ke Ibu yang sekali lagi repot mempersiapkan makanan di dapur

Lihat Ibu pontang-panting lakukan beberapa hal sepanjang puasa, anda tetaplah asik main gagdet tanpa ada berupaya ajukan pertanyaan apa-apa. Ingin Ibu ribet merampungkan laundry, ribet masak serta nyiapin makanan ringan untuk berbuka, ribet nyediain kepentingan rumah tangga tetaplah tuch sekalipun tidak menggerakkan hatimu untuk sebatas ajukan pertanyaan terlebih kemauan menolong.

Walau sebenarnya Ibu tidak sempat minta apa-apa. Ibu hanya menginginkan anda kadang-kadang tunjukkan perhatian serta menghormati apa yang sampai kini telah dikerjakannya.

Di peristiwa Ramadan ini Downy & Pantene menghadirkan satu lagu yang diaransemen ulang yang liriknya juga akan mengingatkan kita mengenai kekeliruan kecil yg tidak sadar seringkali kita kerjakan pada ibu kita. Sumber; http://www.katakan.net

Sidebar