Pengacara Jessica Rekaman CCTV Ditolak karena Tak Punya Kekuatan Pembuktian

Image result for cctv
Kuasa hukum Jessica Kumala Wongso, Sordame Purba, membacakan materi pleidoi atau nota pembelaan buat kliennya mengenai evidensirekaman CCTV di kafe Olivier. Tim kuasa hukum Jessica menilai, CCTV tersebut tak dapat dijadikan alat bukti.
Mereka mengacu terhadap putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terhubung tes materi mantan Ketua DPR Setya Novanto terhadap 7 September 2016 mengenai penyadapan atau perekaman yang dijadikan evidensi dalam penyidikan, penuntutan, serta pengobservasiansesuatu kasus .
Putusan MK tersebut menyiratkan jikalau evidensi rekaman CCTV baru sah sebagai alat evidensi kalau rekaman dibuat atas permintaan penegak hukum.
Selain itu, tim kuasa hukum Jessica juga menilai rekaman CCTV tak diambil sesuai prosedur
“Tidak bisa tunjukkan berita acara penyerahan barang evidensi CCTV. Maka, tak bisa dikenal asal-usul serta kaya gimana metodepengambilan CCTV tersebut,” kata Sordame dalam persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Rabu (12/10/2016).
Lihat Juga : CCTV  Batam
Jessica merupakan terdakwa dalam problematika kematian Wayan Mirna Salihin
Karena tak ada berita acara penyerahan, lanjut Sordame, tersebutkan rekaman CCTV tersebut didapati secara ilegal
Tim kuasa hukum Jessica juga meragukan keaslian rekaman CCTV pasal ahli digital forensik Rismon Hasiholan Sianipar menyebut adanyaAnggapan rekaman CCTV itu sudah dimodifikasi.
“Sudah sepatutnya barang evidensi CCTV tersebut ditolak pasal tak sesuai prosedur, tak memiliki kekuatan pembuktian,” kata Sordame
Wayan Mirna Salihin mati seusai meminum es kopi vietnam yang dipesan Jessica di kafe Olivier, Grand Indonesia, terhadap 6 Januari 2016. didasarkan result pengobservasian pihak Puslabfor Polri, Mirna dinyatakan mati pasal keracunan sianida. Jessica menjadi terdakwa dalam problematika ini.
Jessica dinilai sudah melaksanakan pembunuhan berencana serta sudah dituntut 20 tahun penjara oleh jaksa penuntut umum.
Sidebar